Loncat ke konten
Nasional

Rocky Gerung Sindir “Bocil-bocil” Kabinet Bayangan: Anti Koperasi Berarti Pro Oligarki

Pengamat politik Rocky Gerung melontarkan kritik tajam kepada pihak yang disebutnya sebagai “bocil-bocil” di Kabinet Bayangan. Ia menyoroti kritik terhadap gagasan koperasi sekaligus mengingatkan pentingnya memahami sejarah sebelum mengambil posisi politik dan ekonomi.

Nurrahmansyah 1 menit baca 1 kali dibaca
Rocky Gerung Sindir “Bocil-bocil” Kabinet Bayangan: Anti Koperasi Berarti Pro Oligarki — Nasional

Rocky secara khusus membantah pandangan bahwa koperasi harus selalu lahir dari kelompok masyarakat kecil atau dibangun sepenuhnya dari bawah.

Ia mencontohkan Robert Owen, tokoh yang dikenal sebagai salah satu pelopor gerakan koperasi dunia. Menurut Rocky, Owen justru berasal dari kalangan pemilik modal dan merupakan pengusaha industri di Inggris.

"Robert Owen itu bukan guru. Dia itu pemilik kapital di Manchester. Dia orang paling kaya di Inggris. Yang bikin koperasi itu orang paling kaya di Inggris," kata Rocky.

Rocky mengatakan Owen merupakan pemilik pabrik dan industri yang kemudian memilih mengambil risiko untuk meninggalkan pola kapitalisme yang menurutnya eksploitatif.

Dari pengalaman tersebut, Owen mengembangkan gagasan mengenai kehidupan pekerja yang lebih setara dan model ekonomi yang memungkinkan masyarakat membangun kemandirian.

Menurut Rocky, pemahaman tersebut penting karena sejarah koperasi tidak sesederhana anggapan bahwa gerakan tersebut selalu muncul secara spontan dari lapisan masyarakat paling bawah.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Berita terkait